BAB III

Mengakses Data


Pertama-tama dalam proses mengakses data, kita harus memeriksa terlebih dahulu apakah tabel yang telah kita buat tersimpan dalam database. Kita akan memeriksanya dengan mengetikkan query kedalam prompt.

Selain dengan mengunakan program prompt Postgres, kita dapat mengetahui informasi mengenai tabel yang telah kita buat melalui aplikasi pgAdminIII.


  • Menggunakan Pernyataan SELECT

    Pernyataan SELECT digunakan untuk menampilkan informasi data dalam suatu tabel yang telah kita buat dalam database.

    Untuk menampilkannya gunakan perintah berikut:

SELECT <nama kolom(,)> FROM <nama tabel>


  • Mengurutkan Data

    Pada contoh berikut akan dijelaskan bagaimana mengurutkan data dan mengganti nama kolom seperti pada contoh kasus sebelumnya.

  • Mengurutkan Data Menggunakan ASC Dan DESC

    Dalam mengurutkan data pada Postgres dapat kita lakukan secara ascending atau descending.



  • Menggunakan DISTINCT

    Perintah "Distinct" digunakan bilamana kita dihadapkan pada penduplikasian data dalam suatu baris.


  • Proses Kalkulasi

    Kita dapat melakukan proses kalkulasi sederhana pada data dalam suatu baris yang kita dapatkan sebelum ditampilkan.


  • Menggunakan Operator Perbandingan

    Sekarang kita akan mempelajari bagaimana kita dapat memilih baris tertentu yang akan ditampilkan. Masih dengan menggunakan pernyataan SELECT dengan tambahan klausa WHERE.



*Berikut adalah macam operator perbanding standar


  • Menggunakan Kondisi Yang Lebih Rumit

    Salah satu hal yang sering kita lakukan ketika bekerja dengan menggunakan string dalam database adalah untuk mencocokan suatu parsial. Dengan begitu kita akan dihadapkan pada suatu kondisi yang rumit ketika akan mendapatkan suatu data.


  • Pola Mencocokan

    Operasi perbandingan string yang kita ketahui sepanjang ini terasa tidak ada kesulitan tetapi ini tidak dapat membantu ketika dihadapkan pada pola mencocokan sebenarnya yang lebih luas. SQL yang digunakan untuk situasi ini adalah LIKE. Sayangnya, LIKE menggunakan aturan perbandingan yang berbeda dengan bahasa pemrograman lainnya. Tetapi selama itu kita mengerti dengan aturan penggunaannya tidak akan terasa sulit.

  • Membatasi Hasil

    Dalam dunia database yang sebenarnya terdapat ribuan bahkan ratusan ribu baris yang memenuhi dalam kriteria pilihan. Ketika kita bekerja dengan SQL tentu kita tidak ingin melihat ribuan baris dalam layar komputer kita. Pada Postgres terdapat klausa yang bukan standar SQL dalam pernyataan SELECT tetapi sangat berguna dalam membatasi jumlah baris yand ditampilkan yaitu dengan LIMIT. Selain itu digunakan pula pernyataan OFFSET yang fungsinya men-spesifikasikan posisi awal data akan dipanggil.

  • Mencocokan Null

    Sejauh ini kita belum tahu bagaimana cara memeriksa apakah dalam suatu kolom terdapat nilai null atau tidak. Null adalah nilai istimewa dari suatu kolom yang artinya tidak dikenal atau tidak relevan.

  • Mencocokan Tanggal Dan Waktu

    PostgreSQL memiliki dua tipe dasar untuk mengatur informasi tanggal dan waktu: timestamp, dimana menyimpan tanggal dan waktu, serta date dimana menyimpan informasi hari, bulan dan tahun. Kita dapat merubah pengaturan tanggal dan waktu pada PostgreSQL.

    Terdapat dua bentuk dalam mengontrol tanggal dan waktu:

  1. Urutan hari dan bulan, mengikuti gaya United States atau European,
  2. Tampilan format, hanya berbentuk angka atau teks.

Dalam pengaturan tanggal dan waktu menggunakan query berikut:

SET datestyle TO 'value';

  • Menggunakan Fungsi Tanggal Dan Waktu

    Setelah kita melihat bagaimana cara kerja tanggal dan waktu, kita dapat melihat beberapa fungsi yang mungkin dibutuhkan ketika membandingkan waktu:

  1. date_part(units required, value to use) allows you to extract a particular component of a date, such as the month.
  2. now simply gets the current date and time, and is equivalent to the more standard "magic variable" current_timestamp.

Keterangan Query:

  1. menampilkan baris dari tabel ORDERINFO dimana pesanan didatangkan pada bulan September.
  2. Menggunakan operator perbandingan untuk menampilkan data.
  3. Fungsi kedua now, hanya memberikan waktu dan tanggal pada saat itu juga, yang akan sangat berguna bila, contohnya kita menambahkan baris suatu pesanan yang akan didatangkan selagi pelanggan menelepon.
  4. Kita juga dapat melakukan kalkulasi sederhana menggunakan tanggal, contohnya untuk menghitung banyak selisih hari antara tanggal barang yang ditempatkan dan tanggal barang yang dikirim.


  • Merelasikan Dua Tabel

    Misalkan kita ingin mengetahui semua pesanan yang dipesan oleh salah seorang pelanggan. Agar lebih mudah mendapatkan datanya, kita dapat meng-input CUSTOMER_ID-nya, tetapi bagaimana bila situasinya kita hanya mengetahui dari namanya saja, misal Ann Stone. Oleh karena itu, kita harus menggunakan kalimat SQL yang sedikit kompleks.

    Cara kerja:

    Kita menspesifikasikan dahulu kolom yang kita maksud (customer.fname, orderinfo.date_placed), tabel yang dilibatkan(customer, orderinfo), pilihan kondisi (customer.fname = 'Ann'
    AND
    customer.lname = 'Stones'), dan dengan apa kedua tabel direlasikan (customer.customer_id = orderinfo.customer_id).


    Kita dapat menginisialkan nama tabel agar lebih singkat dalam mengetikkan kalimat SQL-nya. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Menggabungkan Dengan Banyak Tabel

    Pertama, mari kita buat gabungan tiga buah tabel untuk mendapatkan ITEM_ID pesanan dari Ann Stone. Dimulai dari kolom yang kita butuhkan:

    SELECT customer.fname, customer.lname, orderinfo.date_placed, orderline.item_id, orderline.quantity

    Kemudian masukkan tabel yang bersangkutan:

    FROM customer, orderinfo, orderline

    Kemudian spesifikasikan bagaimana tabel CUSTOMER dan ORDERINFO direlasikan:

    WHERE customer.customer_id = orderinfo.customer_id

    Harus men-spesifikasikan pula tabel ORDERINFO dan ORDERLINE:

    orderinfo.orderinfo_id = orderline.orderinfo_id

    dan kondisinya:

    customer.fname = 'Ann' AND customer.lname = 'Stones';